ruang pajang...silahkan liat-liat...

Photo Albummengenang ThukulApr 21, '05 4:36 AM
for everyone
Padahal hari ini adalah peringatan hari Kartini. tetapi entah mengapa, aku justru ingin mengenal kang Wiji Thukul, dengan caraku sendiri.. ........
...........................
Seumpama bunga, Kami adalah bunga yang tak kau kehendaki tumbuh
Engkau lebih suka membangun rumah dan merampas tanah
Seumpama bunga, Kami adalah bunga yang tak kau kehendaki adanya
Engkau lebih suka membangun jalan raya dan pagar besi
Seumpama bunga, Kami adalah bunga yang dirontokkan di bumi kami sendiri
Jika Kami bunga, Engkau adalah tembok itu
Tapi di tubuh tembok itu telah Kami sebar biji-biji
Suatu saat Kami akan tumbuh bersama
Dengan keyakinan : Engkau harus hancur!
Dalam keyakinan kami, Dimanapun
TIRANI HARUS TUMBANG (Wiji Thukul, 1987)

detik ke detik.jpg
 2 Comments 
bejana cinta.jpg
  
sebentar lagi 60 tahun
 2 Comments 
yang menunggu
  
reruntukan sepi
  
tengara ?
 1 Comment 


20 CommentsChronological   Reverse   Threaded
victa wrote on Apr 21, '05
Wah mas Seblat,
Maturnuwun untuk mengingatkan kembali pahlawanku Wiji Tukul,
Itu gambar2 sampeya sendiri toh? Bagus dan berkelas je', apik banget!
Aku yo kesengsem jane... hue..he...he...
Maturnuwun sanget

Victor (neng negrine perompak Inggrsi)
salam kenal sekaligus kagum
jejaklangkah wrote on Apr 21, '05
Hanya Satu Kata....LAWAN !!!
seblat wrote on Apr 21, '05, edited on Apr 21, '05
maturnuwun sudah nengok blog saya mbak.. salam kenal balik.. pasti uadem ya di negeri inggris...
iya nih.. orat-oret mbak..bisanya orat-oret je...
seblat wrote on Apr 21, '05
lawan Pramm!! Lawan!!
yuda wrote on Apr 21, '05
Hebat.... kretifitas Kang rahman ini tak pernah henti, goresan-goresan lewat tangannya terus mengalir sallluuuutttttt........
seblat wrote on Apr 21, '05
weit.. ada peneliti yang nyasar sampai disini... saya jangan dijadiken obyek penelitian ya bos, meski saya produk post kolonialisme dan penganut positivisme pasif.. hehehe
jejaklangkah wrote on Apr 21, '05, edited on Apr 21, '05
seblat said
Lawan!!
Iyo boss lawan...semboyan "hanya satu kata : LAWAN!" itu soko puisi (alm) Wiji Thukul berjudul "Peringatan"...gini teman bait selengkapnya:

"Apabila usul ditolak tanpa ditimbang.
Suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan.
Dituduh subversif dan menganggu keamanan.
Maka hanya satu kata : LAWAN!"

Apik tenan...aku seneng bgt. Aku ingat, sebelum Wiji Thukul diculik rezim ORBA sktr akhir tahun 1996, kawan-kawan di pers kampusku sempat main ke rumahnya yg sederhana di Solo. Hasil bermain itu jadi sebuah tulisan wawancara berjudul "Sastra Harus Berpihak". Apa mau lihat dokumen tabloid itu ? Kpn2 tak gawakne...okayyy...Isinya cukup bagus.

Aku menaruh hormat pada penyair ini, dia sangat konsisten pada sastra kerakyatan. Begitu pula sikapnya sehari-hari. Sublim Thukul dg karya-karyanya : Begitu merakyat!...Kangen aku dg sastrawan spt Thukul ini...Ada nggak ya Ndut sastrawan skrg ini yg spt Thukul ? (bukan Thukul si pelawak lo ya...)

Suwun Ndut ngelingne aku...karo sejarah kang pahit kuwi...
republic wrote on Apr 21, '05
kalo ada posternya, titip beli dong....
btw, sori kalo gambar ini udah jadi wallpaper laptop saya.
saya memang "biadab"....
seblat wrote on Apr 21, '05
tunggu akhir tahun mas.. saya punya rencana pameran gambar-gambar saya.. pasti saya bikin poster pameran...lagi gresek-gresek nih..
supitaru wrote on Jul 3, '06
ah.. my favorite...
nidalashhab wrote on Jan 24, '07
keren2 euy, penggemar biru ya mas? aku suka semuanya!
nagyonfinom wrote on Mar 6, '07
terima kasih udah ngingetin kata lawan mas
lifevolution wrote on Aug 26, '07
salut untuk karya-karyanya...semoga semangat thukul selalu bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk bangkit, terus berproduksi dan berkreativitas sembari terus melawan tirani....
libertytalk wrote on Oct 4, '07
amaltiagunawan wrote on Nov 27, '07
kirain thukul arwana,,,,,pantesan,, dia kan belum mati,,masa dikenang
perempoeanmahardhika wrote on Jan 17
Saluuutt!! Gambarnya bagus-bagus, lucu dan bermutu!!
Salam kenal ya, Mas!

Ada lagi baris-baris karya Thukul yang tak terlupakan:

kutundukkan kepalaku
kepada semua kalian para korban
sebab hanya kepadamu kepalaku tunduk
kepada penindas, tak pernah aku membungkuk
aku selalu tegak!
144789r wrote on May 29
mas tukul memang pahlawan perubahan diIndonesia
bner mas hanya ada satu kata..........LAWANNNNNN.
seandainya ada banyak orang2 seperti mas tukul dinegeri ini,,pasti negeri ini gak akan seperti ini lagi.....
144789r wrote on May 29
gwa salut sama mas tukul....karya2nya memang menyentuh
bner....hanya ada satu kata lllllllllaaaaaaaawannnnnn......karna kita memang harus mekawan semua penindasan yang terjadi dinegeri ini....SMI
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help