Yang kemudian kubayangkan adalah, debu yang mengepul diudara, kemudian darah yang muncrat dimana-mana. Dua kelompok itu duel dengan serunya. Ditangan bocah itu tergenggam balok kayu yang diujungnya tertancap paku. Bayangkan jika itu kemudian melesak dikepala. Dan, memang itu kejadiannya. Salah seorang lawan menggelepar dengan luka menganga di kepala. Balok kayu berulang kali menghajar kepala lawan. Sampai kemudian tergeletak.. Mati! Ia sendiri babak belur dengan luka yang sama parahnya, tetapi masih belum mematikan.
Cerita-cerita seru itu muncul disela-sela wawancaraku dengan anak-anak peserta komik curhat, yang dalam minggu ini sedang mengumpulkan cerita yang berkaitan dengan perubahan yang dialami peserta komik curhat. Perubahan dari sebelum ikut kegiatan, sampai kemuidan ikut komik. sebenarnya, cerita perubahan itu menjadi tugas anak-anak untuk menuliskannya, tetapi, berhubung beberapa anak komik ada yang masih buta huruf. Ada juga yang susah kalau harus membuat sebuah esai yang mewakili perasaannya, maka diputuskan melakukan wawancara terhadap beberapa anak.
Cerita kemudian berkembang. Mungkin karena atmosfir mendukung. Cerita mengalir kemana-mana. Awalnya hanya menceritakan perasaannya setelah ikut kegiatan komik, kemudian "ngembet" mereka saling bercerita kasusnya. anak yang kasusnya "stut" (pelecehan seksual) menceritakan proses kenapa ia sampai memperkosa.
Ada juga yang menjadi korban, karena orang tua pacarnya marah gara-gara anak gadisnya kehilangan keperawanan oleh pacarnya. padahal, saat melakukan suka sama suka.Kemudian diadukan ke polisi dan terkena hukuman 4 tahun, untuk perbuatan yang dilakukan dengan sadar, penuh cinta dan suka-sama suka. (Gara-gara masih bocah aja mungkin. jadi inget kasusnya Rico ceper:P). Disini ketidak adilannya adalah, terhukum biasanya lelaki. Pemerkosa identik lakilaki, padahal bisa jadi terjadinya hubungan sex dipengaruhi faktor perempuannya.
kemudian, disusul cerita lainnya, mengalir dari mulut anak-anak itu, yang seperti mendapat saluran untuk sampah di otak mereka yang tersumbat. Kisah hidup mereka, yang selama ini bisa jadi menjadi beban menggunung di kepala mereka. Mulai dari kisah pencurian, perdagangan narkoba, pembunuhan, dan cerita tentang kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa.yang sudah kuceritakan diawal. Pertarungan dua kelompok berandal remaja, yang menyeret pelakunya mendekam di penjara selama 7 tahun. Waktu produktif selama remaja menjelang dewasa hilang sia-sia. terampas didalam teralis besi. menjadi pesakitan akibat salah mengelola emosi. Akibat gejolak muda yang sebenarnya wajar. meledak-ledak.. Sayang tak mendapat ruang ekpresi yang tepat. begitulah jadinya.
Dan.. Sore itu aku seperti mendapat "berkah." Mendengar cerita "curhatan" seru dari anak-anak yang dianggap bersalah itu. cerita tak ternilai harganya, yang sepertinya sayang untuk dibiarkan menguap. beberapa aku share disini. yang lebih sadis dan tak layak dibagi, kusimpan saja untukku sendiri..:D
 | denger lsg dari yang mengalami, pasti banyak crita seru ya mas |
 | yang lebih sadis...yang lebih sadis...... |
 | Yang lebih sadis dan tak layak dibagi... Bagi to man....:-D |
 | dan.. semua tak lekang oleh sejarah kelam..
|
 | Medeni.... Krauk!! *mbikin tredmark baru di setiap komen* |
| |