| |
Wajah Budiman Sujatmiko tersenyum menatap kearah penonton, menutup rangkaian kekonyolan-demi kekonyolan dari filem The Tarix Jabrix besutan Hanung bramantyo itu. Sekaligus lagi-lagi, memberi kejutan cerdas ke penonton bioskop indonesia yang haus akan tontonan menarik, setelah nagabonar jadi 2.
Kejutan sebelumnya muncul pada adegan bencong yang ngamen di perempatan jalan, kemudian "ditanggap" oleh Cacing demi membangun romantisme dia dengan cewe gebetannya. Bencong nan melambay itu sukses diperankan oleh Candil vokalis Serieus.
Kemudian berondongan kejutan berlanjut pada saat Hanung narsis, ikutan nongol di film garapannya. Dialog cerdas, saat dia memanfaatkan moment "kesuksesannya" membesut ayat-ayat cinta, dengan membuat dialog narsis " Lo ga kenal gw ya?" (siapa sih sekarang yang ga kenal Hanung, sebagai berkah ayat2 cinta itu?) dan dengan penuh percaya diri dijawab oleh si montir cewek seksi, "kenal..kenal.. Saiful jamil!!).. Lagi-lagi "gerrr!" humor cerdas dari si Hanung.
Point lain lagi yang saya catat dari film geblek ini adalah, kita belajar pluralitas dari penggambaran bahwa sebuah geng motor tak harus terdiri dari satu macam merek motor seperti yang ada selama ini. Lihat saja gerombolan pengiklan gratis produk automotif yang "gemblelengan" parkir di pinggir jalan itu. Dengan gerombolan demi gerombolan terpisah tergantung merek dan jenis motor. Dalam film ini digambarkan bahwa semangat kebersamaan lah yang diutamakan. Bukan semangat keseragaman.(meski paradoks dengan The Cangcuters, "tokoh" utama film ini sendiri, yang disetiap pentasnya selalu pakai seragam yang sama.)
Yang pasti, setelah beberapa kali kecewa dengan filmnya Hanung, mulai dari kamulah satu-satunya sampai Ayat-ayat cinta, kali ini saya yang ramai-ramai nonton bareng segerombolan teman, tidak keluar bioskop dengan mimik muka ditekuk sambil "misuh-misuh" Kami bertemu lagi dengan kejenakaan Hanung seperti pernah muncul di Catatan Akhir sekolah, dan Jomblo..
"Welkambek Nung!"
 | ya, tapi masih terlalu garing menurut saya... ga da pluralitas di dalamnya. filmnya terlalu basi... basi... |
 | lah budiman jadi artis juga toh sekarang? :p
jadi pengen liat pilemnya...main dimana Man? |
 | hahaha..... emang nih, asli lucu... ;-) |
 | heem.... aku sangat sangat suka filmnya hanung Jomblo... kl emang pendekatannya hampir sama.. jd pgn ntn..:) |
 | saya belajarnya malah dari MP mas.. hehe... |
| |
|